Rabu, 11 Januari 2017

Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.
Sumpah Pemuda adalah bukti bahwa memang pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan dengan penuh semangat perjuangan, maka dari itu seharusnya seluruh rakyat indonesia memperingati momentum 28 Bulan selaku hari lahirnya bangsa indonesia, prosedur kelahiran Bangsa Indonesia ini adalah buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis, kondisi ketertindasan inilah yang lalu mendorong para pemuda ketika itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan juga martabat hidup manusia indonesia asli.
Di bawah ini adalah isi Sumpah pemuda
Kami putra dan putri indonesia, mengaku berumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa indonesia.

FESTIVAL BULAN BAHASA
Fakultas Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang menggelar Gebyar Bulan Bahasa di Balairung. Gelaran keempat ini merupakan rangkaian memeriahkan Bulan Bahasa yang jatuh pada bulan Oktober, sekaligus mengenang hari Sumpah Pemuda. Yaitu yang diadakannya pada hari kamis 27 Oktober 2016 acara di mulai dari pukul 08.00-14.30. acara pertama yaitu diisi oleh sambutan Bapak Rektor dan setelah itu di isi dengan pembcaan Sumpah Pemuda yang dibacakan oleh Mahasiswa.
Salah satu poin Sumpah Pemuda adalah tentang Bahasa,jadi karena UPGRIS memiliki Fakultas Bahasa dan Seni jadi diadakan Gebyar Bulan Bahasa.
Gebyar Bulan Bahasa 2016 ditampilkan inovasi-inovasi baru agar lebih meriah. Acara ini beda dengan acara-acara tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya acara ini biasanya jalan keliling tapi ini tidak,acara ini diadakan di dalam balairung. Berbagai lomba di gelar untuk menyemarakkan acara tahunan ini.
Acara ini di mulai sejak pagi dan menampilkan Tari di setiap kelas. Tiap kelas mempunyai tema budaya dan pakaian adat apa yang di pakai. Karena sudah ada bimbingan dari wali dosen.
Jadi acara ini di khususkan hanya untuk Fakultas pendidikan Bahasa dan Seni. acara ini diisi oleh lomba Tari Kreasi jadi tiap kelas harus menampilkan satu Tarian. Ada 28 group tarian yaitu dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Bahasa Daerah.
Saat itu juga lomba di umumkan pada akhir acara ,sebelum juri membacakan siapa yang  menang, bapak dinas pendidikan memberi sedikit pengarahan tentang lomba yang di tampilkan. Pemenang lomba Tari Kreasi rata-rata di raih oleh Program Studi PBI dan PBSD yaitu dengan :
Juara 1 1.500.000
Juara 2 1.000.000
Juara 3 750.000
Harapan 1-3 mendapat 500.000
Menurut pendapat saya acara ini sangat menarik dan bisa menumbuhkan daya kreativitas para mahasiswa. Karena ada persaingan antara Program Studi. Setiap kelas harus menampilkan satu tarian jadi mau tidak mau kelas harus menampilkan. Jadi di situlah daya kreativitas mahasiswa sangat kuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar